Sesuatu Yang Membelenggu
Tuhanku aku duduk dipojok rumahMu pusat rahmat Allah seluruh alam
Sesal, Rindu dan Cinta
Aku malu mendekat padamu, aku ragu tapi ada getaran dalam dadaku, air mata
membasahi rinduku, sebuah kenanga baru saja menghantam dada dan jiwaku “apa
yang telah aku perbuat, dan pantaskah aku menjadi pengikutmu?’’
lisanku fasih menjelasakn Allah yang mengutusmu, namun begitu banyak
perbuatanku yang bertolak belakang dengan apa yang kau ajarkan padaku
Tubuhku mengikuti gerakan solatmu tapi fikiranku lebih sering berjalan
menjauhi Allah, sibuk selain Allah
Kerongkonganku menahan haus dan perutku menahan lapar tapi mengapa Ramadhan
berlelu seolah tanpa bekas
Sebagian harta aku keluarkan dalam zakat infaq ataupun sodakaoh tapi itu
semua belum mampu menghapus ketakjubanku pada dunia dan akhirat belum mampu
membuatku kagum dan merindu
Ke Baitullah itu adalah salah satu impian terbesar namun menjadi kecil
karna keraguan dan ketidak sungguhaan dalam doa usaha untuk menemuiMu
Tuhanku aku masih duduk dipojok rumahMu
Pusat rahmat Allah untuk seluruh alam
Cinta kasih dan rindu
Mataku menyapu sudut-sudut rumahmu
sepi,hening dan taka da siapa siapa
mala mini terasa begitu dingin karna gerimis tak kunjung berhenti mengganggu
cinta dan rinduku padaMu,
Fikiranku melayang terbayang akan kisah perjuangan kekasihmu beserta para
sahabatnya
Lima kali sehari berkunjung kerumahMu ruku sujud dan berdoa didalamnya
Derap langkah kekasihmu menyampaikan pesan-pesanMu, ahlak besera wahyuMu,
Sapamu yang lembut teguran dan sabdamu yang menyentuh, dan senyumu
senyum yang ingin aku pandang selalu
Ya Tuhanku
Jangan kau gesr lagi hatiku, langkahku, dan tanganku dari seluruh jadwal
hidupku dari mengikuti Sunnah kekasihMu
akum mau
tapi mengapa masih ada ragu.
Komentar
Posting Komentar