Sedikit Bekal Untuk Perjalanan Panjangmu

                      Istanbul 1 dan 8

   Haii apa kabar ? Bagi mana duniamu selepas perpisahan kemarin? Ingat jangan tidur lagi yah selepas Subuh Dzikir pagi dan tilawahnya jangan lupa, kasurnya di bereskan, coba sekali-kali Cek kedapur lihatlah ada bidadari tak bersayap di sana bukan, bantu iris bawangnya atau bantu cuci sayurnya "Sesimpel itu bukan membuat dia bahagia " Sungguh orang tuamu jauh lebih berhak kau ringankan bebannya ketimbang sekedar memenuhi aturan asrama. Selamat membuka lembaran baru, meski tidak ada lagi kegiatan asra dan segala macam problemannya. Ingatlah ibumu ibumu ibumu lalu ayahmu yang berhak dipatuhi ketimbang tata tertib asrama. Semangat, apapun keadaannya nanti, sesulit apapun jalannya ingatlah bahwa telah kami tanamkan benih-benih kesatria dan kesantrian, suburkanlah kembalilah pada jiwa yang menghidupkan, tetaplah pada jati dirimu yang sesungguhnya.
  Siapapun kalian sekeren atau selemah apaun kalian teteplah anak anggota dari sebuah keluarga dan kalian adalah seorang hamba. Bila peran-peran yang itu saja belum mampu kalian lakoni dengan baik jangan berharap bisa melakoni peran yang lebih tinggi dengan baik.
  Kenangan yang kemarin kalian dekap di dada  sambil bernyayi didepan kami, mendali dan sertifikat tanda hasil perjuanganmu sambil bernostalgia itu akan membusuk didalam lemari, terlupakan tergilas oleh kesibukan atau harapan dengan sengaja atau tidak, Tetapi setiap Kebaikan atau keburukan yang telah kalian lakukan akan tetap di persaksikan di perhitungkan dengan cermat.
  Hari ini, Mulailah lembaran baru yang lebih baik, buang jauh-jauh keburukan yang tak sengaja kalian dapatkan di asrama, jangan bawa sampah bawalah benih benih kebaikan yang akan berbuah lebat.
  Fii Amanlillah anak-anak hebatku, Selamat berbakti, selamat membahagiakan 2 pintu Syurgamu. :)
Jangan lupa selipkan nama pembinamu dalam doa panjangmu yah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NOBO

Hanya Kamu

SALING